Dalam acara wisuda Pesantren At-Taqwa Depok, Sabtu (24/7/2021), Fatih Madini (18 tahun), santri Pesantren At-Taqwa Depok, menyampaikan Orasi ilmiah yang menarik.

Orasi yang puitis itu cukup singkat padat, tetapi memberikan gambaran tentang problematika umat Islam dan bangsa Indonesia secara komprehensif. Juga, ia menawarkan solusinya secara mendasar dan menyeluruh. Silahkan disimak.

Fatih Madini (18 tahun, https://www.facebook.com/fatih.madini),

 menulis Skripsi di at-Taqwa College Pesantren At-Taqwa Depok dengan judul: “Tradisi Ilmu dalam Islam; Solusi Kebodohan dan Kekacauan Ilmu Pengetahuan.” Skripsi ini tebalnya 253 halaman, 1,5 spasi, dengan daftar pustaka sebanyak 112 buku dan puluhan jurnal serta website. Skripsi Fatih Madini ini banyak mendapat masukan perbaikan dari salah satu penguji, yaitu Dr. Nirwan Syafrin. Meskipun banyak memberikan koreksi, Dr. Nirwan menilai skripsi anak-anak berumur 18-19 tahun itu berisi   kajian-kajian yang luar biasa.

Pada usia 16 tahun, di bawah bimbingan Dr Muhammad Ardiansyah dan Dr. Alwi Alatas, Fatih Madini telah menerbitkan bukunya berjudul: Mewujudkan Insan dan Peradaban Mulia (Depok: YPI at-Taqwa, 2018).

Oleh Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud, buku pertama Fatih Madini itu pernah diberi kesempatan untuk dipresentasikan secara singkat dalam acara Saturday Night Lecture di Center for Advaced Studies on Islam,  Science and Civilization — Universiti Teknologi Malaysia (CASIS-UTM) Kuala Lumpur. Ketika itu ia juga membacakan sebuah puisi karyanya tentang ISTAC.

Tahun 2020, buku keduanya terbit dengan judul: Reformasi Pemikiran Pendidikan Kita (Depok: YPI at-Taqwa, 2020). Kini, sehari-hari, Fatih Madini menjadi guru dan pembina santri Pesantren at-Taqwa Depok. Terakhir, Fatih Madini mendapat penghargaan sebagai juara ketiga penulisan artikel ilmiah populer tentang Palestina yang diselenggaralan oleh Institut Peradaban Islam Surabaya (InPas). (https://dewandakwah.com/…/mahasiswa-stid-mohammad…/).

Fatih Madini juga pernah mempresentasikan makalahnya di hadapan mahasiswa International Islamic University Malaysia (2018), dengan judul: “Abdul Samad Al-Falimbani’s Concept As The Solution of Muslim Internal Problem.”

InsyaAllah, segera terbit buku ketiganya berjudul: SEMUA BERAWAL DARI ILMU. 

Disamping menjadi guru di Pesantren, Fatih Madini kini melanjutkan kuliah formal di Kampus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (STID MOHAMMAD NATSIR).

Simak orasi Fatih Madini melalui link berikut:
https://fb.watch/6_nr6gYRO4/

Leave a Comment