LUAR BIASA, LULUS SMA, CICIT HAMKA LUNCURKAN BUKU KETIGA SEKUALITAS PASCA SARJANA
Artikel Ilmiah Liputan Kegiatan
Farrel AW Hamka (19 tahun), mencatat prestasi yang luar biasa. Lulus pendidikan tingkat SMA di Pesantren At-Taqwa Depok, Farrel telah menulis tiga buku. Buku ketiga Farrel berjudul: Pemikiran dan Perjuangan Pendidikan Haji Abdul Karim Amrullah (Haji Rasul), setebal 360 halaman.
“Buku ketiga Farrel ini merupakan buku utuh, bukan kumpulan tulisan. Kualitasnya seperti Tesis tingkat pasca sarjana, karena bukan hanya bersifat deskriptif, tetapi banyak berisi analisis kritis terhadap fakta-fakta yang disajikan,” ujar Dr. Adian Husaini, editor buku yang juga pendiri Pesantren At-Taqwa Depok.
Sebelum Farrel, Pesantren At-Taqwa Depok juga telah melahirkan beberapa penulis muda, seperti Azzam Habibullah, Fatih Madini, Nabil Abdurrahman, Reisya Callista, Raihan, Ali Sina, dan sebagainya.
Lulus SMA, Farrel juga langsung memilih melanjutkan kuliah di STID M Natsir, kampus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), yang merupakan pusat kaderisasi dai, guru, dan pemimpin bangsa.
Buku ketiga ini berasal dari skripsi penulis di tingkat SMA. Penulisnya melakukan penelitian yang sangat serius, sampai harus berkunjung langsung ke Perpustakaan Haji Rasul di Maninjau, Sumatera Barat. Ia juga berburu literatur-literatur penting di sejumlah perpustakaan. Alhamdulillah, banyak temuan penting yang perlu dibaca oleh para ilmuwan dan praktisi pendidikan.
Di kalangan umat Islam Indonesia, nama Haji Rasul tidak sepopuler Buya Hamka. Padahal, Haji Rasul adalah ayah dan sekaligus guru utama Buya Hamka. Buku yang ditulis oleh Farrel ini memberikan gambaran betapa besar dan hebatnya sosok Haji Rasul.
Farrel AW Hamka - yang tak lain merupakan cicit Buya Hamka - berhasil menyajikan fakta sejarah dan sekaligus konsep pendidikan ideal yang sepatutnya diterapkan di Sumatera Barat, agar Tanah Minang kembali melahirkan banyak ulama dan tokoh hebat yang menjadi rujukan dan teladan ulama-ulama internasional.
Seperti telah diberitakan, buku pertama Farrel berjudul: “Hamka dan Westernisasi Indonesia” (Depok: YPI At-Taqwa, 2025). Buku ini telah diterima oleh Menteri Pendidikan Malaysia dan Indonesia.
Buku “Hamka dan Westernisasi Indonesia” itu diterima oleh Menteri Pendidikan Malaysia, Fadhlina Sidek, pada 18 November 2025. Penulisnya, Farrel AW, langsung menyerahkan buku itu kepada Ibu Menteri. Penyerahan buku Farrel AW kepada Mendikdasmen Abdul Mu`ti dilakukan oleh Dr. Adian Husaini pada Hari Jumat (13/12/2025).
Seperti diketahui, buku “Hamka dan Westernisasi Indonesia” telah diluncurkan di Rumah Hamka Malaysia (Ruhama), pada 16 November 2025. Buku itu dikupas oleh: Dr. Adian Husaini, Dr. Akmal Syafril, Dr. Arifin Ismail. (https://pwmu.co/ketokohan-buya-hamka-bersinar-kembali-melalui-tulisan-sang-cicit/; https://attaqwa.id/liputan/baca/peluncuran-buku-pertama-cicit-buya-hamka-di-rumah-hamka-malaysia).
Dalam usianya yang baru 18 tahun, Farrel telah banyak menulis makalah dan artikel. Ia telah mempresentasikan makalah-makalahnya di sejumlah tempat. Pada 19 Mei 2025, Farrel mempresentasikan makalahnya berjudul “Achieving Perfection Through Islamic Education“ di Masjid Salman ITB, Bandung.
Tahun 2024, Farrel juga mempresentasikan makalahnya di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir (STID M Natsir) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII). Makalahnya ia beri judul: “Hamka dan Barat: Respon Hamka terhadap Pembaratan Indonesia.”
Tahun 2025, Farrel mempresentasikan makalahnya yang berjudul:“Western Tragedy in Popular Postmodern Literature: A Critique Based on Al-Attas Islamic Worldview”, di Forum Internasional Seminar and Festival of Ideas di RZS-Casis Universiti Teknologi Malaysia.
Farrel adalah salah satu santri tingkat SMA di Pesantren At-Taqwa Depok. Seperti teman-teman santrinya, di kelas 1 SMA, ia harus menulis makalah dan mempresentasikannya sebanyak empat kali: di depan guru pembimbing, di depan santri-santri, di depan orang tua, dan di pesantren atau sekolah lainnya.
Begitulah, diumurnya yang ke-11 tahun, Pesantren At-Taqwa Depok telah dikenal sebagai pesantren adab dan literasi. Untuk menjaga konsistensi mereka dalam pendidikan berkualitas tinggi, para santri itu kemudian melanjutkan kuliah di STID M Natsir. (***)
*
(NB. Buku Farrel dapat dipesan di DIFA Books: 0813-8111-2253; Informasi Pesantren At-Taqwa Depok, Dr. Suidat: 0818-125-064, dan attaqwa.id).