26 TAHUN TK AT-TAQWA DEPOK (Dari Ngaji Rumahan Hasilkan Ribuan Alumni)

Oleh: Dr. Adian Husaini, Ketua Pembina YPI At-Taqwa Depok
Artikel Ilmiah Liputan Kegiatan
...

Alhamdulillah. TK At-Taqwa Depok tahun ini genap berumur 26 tahun. Ribuan alumninya kini telah tersebar, mengabdi di tengah masyarakat. Ratusan prestasi telah diraih. Kini, di usianya yang ke-26, TK At-Taqwa terus menjalankan aktivitas pendidikannya. 

Sejatinya, pendirian TK At-Taqwa Depok berawal dari pendirian Taman Pendidikan al-Quran At-Taqwa, tahun 1998. Satu dua anak-anak tetangga mengaji kepada Ibu Megawati di rumahnya, Komplek Timah Depok. Jumlah yang mengaji terus bertambah, sampai mendekati 50 anak. 

Maka, tahun 2000, atas permintaan masyarakat, kami dirikan TK At-Taqwa, sebagai lembaga pendidikan formal. Pendiri dan Kepala TK At-Taqwa selama beberapa tahun adalah Ibu Megawati, alumnus Akademi Pimpinan Perusahaan (APP), yang kemudian melanjutkan pendidikan sarjana pendidikan ilmu-ilmu sosial, hingga selesai pendidikan formal tingkat Magister Pendidikan.

Sejalan dengan itu, alhamdulillah, rumah kami bertambah luas, menjadi tiga kapling, sekitar 240 meter persegi. Meskipun berlokasi di rumah, TK ini pernah mendapat akreditasi A dan kemudian berubah menjadi B, karena dinilai tidak mencukupi kriteria ideal lahan TK. Maklum, tempatnya di rumah. 

Patut disyukuri, banyak prestasi penting telah diraih TK At-Taqwa, termasuk kategori TK Ramah Anak di Depok. Sampai tahun 2026, alumni TK At-Taqwa Depok sudah lebih dari 1000 orang. Alhamdulillah, seluruh anak saya (7 orang), merupakan lulusan TK At-Taqwa. Kami berusaha untuk menjadikan lembaga pendidikan yang kami dirikan sebagai lembaga pendidikan terbaik, meskipun bersifat sederhana. 

TK At-Taqwa bersifat formal, menginduk kepada Kemendikdasmen Kecamatan Cimanggis Depok. Banyak gurunya yang telah mendapatkan sertifikasi. Sebagai pembina yayasan dan hampir setiap hari melihat langsung proses pendidikan di TK At-Taqwa, saya mendapatkan banyak manfaat dari keberadaan TK ini. Sebab, persoalan pendidikan yag terjadi di lapangan bisa langsung saya terima dan berupaya memberikan solusinya. 

Dengan sifatnya yang formal, maka banyak aspek administrasi yang harus dipenuhi oleh pimpinan dan gurunya. Saya perhatikan, urusan administrasi pendidikan di TK ini pun sudah cukup rumit dan menyita waktu. Saya sering menekankan kepada para guru TK, bahwa pendidikan adalah proses penanaman nilai-nilai kebaikan. 

Faktor utama keberhasilan pendidikan adalah keikhlasan dan kesungguhan guru dalam mendidik. Bahwa, pada hakikatnya, para guru itu adalah para pejuang di jalan Allah yang sangat berjasa dalam menyiapkan generasi unggul. Karena itu jangan sampai salah niat menjadi guru. Alhamdulillah, banyak guru di TK At-Taqwa yang masih bertahan sejak berdirinya, tahun 2000. Artinya, mereka sudah 26 tahun lebih menjadi guru di TK at-Taqwa. 

Meskipun saya dan keluarga sudah berpindah rumah di Pesantren At-Taqwa Depok, pada tahun 2017, kami berharap, TK At-Taqwa ini terus berlanjut dan berkembang. Manfaatnya sudah dirasakan oleh banyak orang. Dengan biaya pendidikan yang terjangkau dan kualitas yang baik, alhamdulillah, TK At-Taqwa telah turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dalam pendirian dan perlaksanaannya. 

Salah satu tantangan pendidikan di tingkat TK adalah menepikan cara pandang sekuler dan materialisme dalam kurikulum pendidikannya. Islam adalah agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan. Mulai bangun tidur sampai tidur lagi, ada tuntunan dalam ajaran Islam bagi anak-anak. Karena itu, tidak ada yang tidak termasuk aspek agama. Suatu ketika saya menemukan, dalam pembuatan rapor TK, ada aspek tertentu yang terpisah dari aspek agama. Alhamdulillah, setelah bermusyawarah dengan para guru, rapor itu akhirnya kami perbaiki. 

Tantangan lain adalah masalah menjaga keikhlasan niat sebagai guru. Dengan gaji yang relatif kecil, maka guru-guru TK dituntut untuk bertahan hidup dengan segala keterbatasan. Bantuan sertifikasi dari pemerintah cukup membantu untuk beberapa guru. Akan tetapi, masalahnya, tidak semua guru kemudian mendapatkan tunjangan sertifikasi. Ujian keikhlasan ini alhamdulillah secara umum cukup teratasi bagi guru-guru TK At-Taqwa. 

Konsep yang jitu untuk mengatasi hal itu adalah memahami kedudukan guru sebagai pejuang (mujahid) intelektual. Allah sudah menjanjikan, bahwa siapa yang menolong agama Allah, maka pasti Allah akan menolongnya dan meneguhkan kedudukannya. (QS Muhammad: 7). Selain itu, secara manajerial, diupayakan perlakuan yang adil terhadap para guru. 

Tahun 2026, usia TK At-Taqwa mencapai 26 tahun. Tentu, ini merupakan usia yang cukup panjang. Kami bersyukur, hingga kini, TK ini telah cukup banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Ribuan alumninya telah berkiprah di tengah masyarakat. Mohon doanya, semoga ke depan, TK At-Taqwa Depok semakin meningkat kualitas dan kuantitasnya. Amin. (Catatan Dr. Adian Husaini, Ketua Pembina YPI At-Taqwa Depok).

AT-TAQWA DEPOK
Jl. Usman Hasbi, RT.04 RW 04 Jatimulya, Cilodong - Depok
info@attaqwa.id
(+62)856 0980 9086