Dalam acara Wisuda Santri Pesantren At-Taqwa Depok (24/7/2021), Azzam Habibullah (19 tahun) menyampaikan pidato perpisahan mewakili para santri At-Taqwa College (ATCO) Pesantren At-Taqwa Depok, angkatan pertama.

Di ATCO, Azzam Habibullah menulis skripsi dengan judul: “Netralitas Ilmu; Satu Tinjauan Filosofis”. Dalam kajiannya, Azzam menelusuri asal-muasal munculnya pandangan bahwa ilmu itu bersifat netral. Ia lalu mengkritik konsep netralitas ilmu dengan menggunakan pandangan Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas.

Pembimbing skripsinya adalah Dr Nirwan Syafrin. Penguji: Dr Adian Husaini dan Wahyudi Husein. Para penguji menyarankan agar Azzam mengembangkan lagi kajiannya dengan berbagai contoh lainnya. Juga, agar bahasanya lebih disederhanakan agar lebih mudah untuk dipahami oleh generasi saat ini. Sebab, kajian pemikiran semacam ini lumayan berat bagi banyak anak muda. Saya sarankan, agar skripsi penting itu bisa dikembangkan dan diterbitkan menjadi buku.

Sebelumnya, Azzam telah meraih berbagai prestasi intelektual. Tahun 2021 ini, Azzam terpilih sebagai salah satu dari “9 Remaja Pembaharu Ashoka Young Changemaker 2021.”  Menurut siaran pers panitia seleksi program ini, anak-anak muda itu dipilih dengan kriteria kemampuannya dalam:  “menawarkan Solusi Kreatif bagi Masalah Sosial dan Lingkungan Hidup”. (https://mediaindonesia.com/…/sembilan-remaja-ini-sukses…).

 Azzam juga telah menulis empat judul buku. Buku terakhirnya berjudul: “Hikmah Sejarah untuk Indonesia Berkah” (Depok: YPI at-Taqwa, 2020).

Azzam telah dipercaya mengajar sejarah, menjadi imam shalat jamaah dan khatib Jumat di Pesantren At-Taqwa Depok. (Lebih jauh, lihat: https://azzamhabibullah.net).

Untuk lebih mematangkan intelektual dan jiwa dakwahnya, maka Azzam melanjutkan kuliah di kampus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (STID MOHAMMAD NATSIR).

Simak Pidato Azzam melalui berikut ini:
https://fb.watch/6_nONV-NRQ/

Leave a Comment