Mahasiswa At-Taqwa College Ceramah di Depan Mahasiswa Baru UNISKA Banjarmasin

Banjarmasin, 11-9-2019. Mahasiswa At-Taqwa College (ATCO) Depok, Fatih Madini (17 tahun), hari ini mendapat kehormatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Kalimantan (FKM-UNISKA) Muhammad Arsyad Albanjari, Banjarmasin, untuk menyampaikan ceramah kepada para mahasiswa baru.

Saat acara, Fatih Madini didampingi Wakil Direktur ATCO, Bpk Indra Supono. Dalam acara bernama ‘Kegiatan Cinta Kampus’ tersebut, Fatih Madini diminta menyampaikan ceramah berjudul: “MEMBENTUK MAHASISWA MILENIAL YANG ISLAMI, PROFESIONAL DAN BERKARAKTER”.

Kepada sekitar 500 mahasiswa baru FKM-UNISKA, Fatih Madini menyampaikan bahwa pada era inilah setiap proses pendidikan musti mengutamakan pendidikan adab, diantaranya melalui penanaman soft skill. Setiap murid atau mahasiswa musti menyadari bahwa soft skill lebih urgent dari pada hard skill. Setiap mahasiswa perlu sadar bahwa tujuan untuk meraih pekerjaan bukan segala-galanya dalam pendidikan.

Tetapi, yang lebih penting adalah menjadi “orang baik” yang bisa memberi manfaat kepada sesama, sesuai dengan kapasitasnya. Dalam pendidikan, para pendidik dan peserta didik, sepatutnya sadar bahwa penanaman adab (nilai-nilai kebaikan dan keadilan), harus merealisasikan EMPAT HAL yang penting untuk dikuasai di era sekarang ini, yaitu critical thinking, creativity, communication, dan collaboration.

Itulah kemampuan dasar untuk menghadapi era disrupsi dan untuk menyelesaikan krisis internal umat Islam dan bangsa Indonesia. Tujuan itu tidak akan tercapai jika pendidikan masih difungsikan seperti pabrik dan peserta didik masih diperlakukan layaknya produk pabrik.

Jika masih seperti itu, kata Fatih Madini, maka tidak pernah akan tertanam dalam dirinya bahwa ilmu yang sudah didapat, harus bisa membentuknya menjadi manusia pejuang kebaikan, dan mampu memberikan kontribusi untuk masyarakat, bangsa dan negara. Demikian beberapa poin penting isi ceramah Fatih Madini. Setelah ceramah, sempat diadakan tanya jawab.

*****

Fatih Madini, lahir di Depok, 9 September 2002, menyelesaikan pendidikan tingkat dasar sampai tingkat SMA di Pesantren at-Taqwa Depok. Ia baru saja tamat dari Pesantren for the Study of Islamic Thought and Civilization (PRISTAC) — pendidikan nonformal tingkat SMA di PP at-Taqwa Depok.

Tahun 2018, saat berusia 16 tahun, ia telah meluncurkan bukunya berjudul “Mewujudkan Insan dan Peradaban Mulia” (YPI at-Taqwa Depok, 2018). Selama di pesantren, ia telah menamatkan sejumlah “Kitab Kuning”, seperti Sullamut Taufiq, Bidayatul Hidayah, Hidayatus Salikin, Gurindam 12, al-Arbain an-Nawawiyah, Aqidatul Awam, Ayyuhal Walad, Adabul Alim wal-Muta’allim karya KH Hasyim Asy’ari, Ta’limul Muta’allim, dan sebagainya.

Saat ini, selain aktif sebagai mahasiswa ATCO, Fatih Madini juga qiraatul kutub, dan menjadi asisten pelatih beladiri di Pesantren at-Taqwa Depok. (Banjarmasin, 11/9/2019). (***)

Leave a Comment